Tuesday, March 09, 2010

Demam iPhone

Mulai pertengahan bulan Februari sampai hari ini, frekuensi pertemuan saya dengan teman-teman semakin rapat. Sebenarnya bukan karena saya punya ratusan teman di Tsukuba, hanya saja beda komunitas walaupun orangnya itu-itu juga. Paling ada 2 atau 3 orang yang berbeda.

Seringnya berkumpul, secara tidak sengaja saya jadi tahu telepon genggam yang banyak mereka pakai saat ini. Teman-teman yang orang Indonesia hampir semuanya sudah menggunakan iPhone kecuali saya, ibu itu... dan mbak itu. Saya rasa tentang apa itu iPhone, sudah mengerti ya?! Kalau belum ataupun kurang mengerti, silahkan tanya om Google :D

Melihat teman-teman menggunakan iPhone, terlihat praktis sekali. Dimana dan kapan pun mereka bisa online, main game, dengarin musik ataupun memeriksa dan membalas email. Belum lagi kalau ada objek yang bagus untuk dijepret, langsung deh bergaya. Trus fotonya bisa langsung upload ke situs jejaring sosial mereka. Praktis kan?!

Alasan kepraktisan itulah yang membuat saya juga tergoda untuk memiliki iPhone. Saya pun mengajukan proposal kepada suami, yang kemudian ditindak lanjuti dengan mencari info tentang benda tersebut.

Setelah menerima dan memikirkan masukan dari beberapa teman, termasuk di antaranya yang sudah menggunakan iPhone sejak beberapa bulan yang lalu, kami memutuskan tidak jadi membeli benda itu. Karena kemungkinan besar, tidak sesuai dengan kebutuhan kami.

Ya sudah, demam pun berlalu :D

4 comments:

umi rina said...

Hehehe...demamnya sampai berapa derajat Bunda? Khabarnya, harga iPhone di jepun jauh lebih terjangkau lho dibandingkan di Ina, tapi mungkin tergantuing fasilitas dan merknya kali ya...

Reni Dwi Astuti said...

untung mbak demamnya segera sembuh, khusus mbak shinta nih...wah kebutuhannya yg gmn lg nih? he he

Shinta Octaviani said...

Umi Rina : waah..ga sempat diukur suhu demamnya :) Harganya sih terjangkau kalo dicicil 24 bulan, tp kita ga cukup waktu buat nyicil :(

Reni : kebutuhan kita yang standar aja kok... yg penting bisa online aja :D

ever said...

tenang aja shin, barang begitu cepat berkembang, makin kesini makin canggih dan murah...jd ga perlu buru2 beli kl ga perlu banget :D