Wednesday, April 18, 2007

Mistranslate

Istilah bahasa asing bila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia kadang kala terdengar agak aneh. Sering kali kita tetap menggunakan istilah bahasa asing tersebut dalam percakapan sehari-hari walaupun ada terjemahannya. Contohnya seperti HaPe (Hand Phone), dalam bahasa Indonesia disebut "telepon genggam" tapi orang-orang (termasuk saya) tetap aja menyebutnya Hape.

Berikut ini ada sedikit cerita tentang terjemahan yang terdengar aneh atau mungkin bisa disebut juga terjemahan yang salah.

*****
Kira-kira dua minggu yang lalu saya diminta mewawancarai seseorang (perempuan) untuk mengecek (level) kemampuan berbahasa Indonesia. Yang saya cek adalah orang Jepang yang sebelumnya sudah pernah belajar dan tinggal di Indonesia:)

Pertanyaannya mulai dari siapa namanya, lalu saya pun memperkenalkan diri trus ditambah basa-basi nanyain kabar. Namanya Ibu Oka**** Trus berlanjut ke pertanyaan berikut ini.
Saya : "Sejak kapan ibu belajar bahasa Indonesia?"
Oka**** :"Saya belajar waktu saya tinggal di Jakarta."
Saya : "Oo... ibu sebelumnya pernah tinggal di Jakarta ya?!"
Oka**** : "Ya, saya tinggal di Jakarta Selatan."
Saya : "Berapa lama ibu tinggal di Jakarta?"
Oka**** : "Setengah empat tahun."
Saya : "Haa...:-/ Maksud ibu?" Sambil mencoba mengecek kemampuannya untuk menjelaskan statement yang dia sebutkan.
Oka**** : "Iya, empat setengah tahun." Keukeuh sama jawabannya.:-

Kelihatannya dia sulit menjelaskan jadi terpaksa pertanyaannya diganti deh....
Saya : "Waktu itu, tahun berapa ibu pindah dari Jepang ke Indonesia?"
Oka**** : "Tahun 1994."
Saya : "Pas musim apa?"
Oka**** : "Musim gugur."
Saya : "Lalu kapan kembali ke Jepang lagi?"
Oka**** : " Musim semi tahun 1998."
Saya : "Wakarimashita...... ";))

Lanjut sama pertanyaan berikutnya ya...
Saya : "Ibu ke sini naik apa?"
Oka**** : "Naik kereta."
Saya : "Berapa lama perjalanannya?"
Oka**** : "Hmm... 25 menit. Saya naik kereta lokal jadi cukup lama."
Saya : "Ibu berangkat dari rumah menuju stasiun jam berapa?"
Oka**** : "Kira-kira jam setengah...... Juichi ji han:-/, bahasa Indonesianya jam setengah dua belas bukan ya?!" Dia balik bertanya.
Saya : "Ya, betul sekali."
Trus lanjut sama pertanyaan lain yang lebih menuntut dia supaya bicara lebih banyak.

Ternyata ibu Oka**** itu menyamakan cara menyebutkan jam dan tahun. Kalau jam 11.30 memang biasa disebut setengah dua belas. Tapi 3,5 tahun tidak lazim disebut setengah empat tahun.
*****

Suami saya baru dapat kenalan baru, orang Jepang yang pernah tinggal di Indonesia juga. Trus dia ngajak makan malam sama-sama, istrinya juga ikut jadi saya diajak juga (kalo ditawari makan, saya sih nggak nolak....:P). Singkat cerita, kita janjian ketemu di Tsukuba Center. Ndilalah... Istrinya mendadak ga bisa ikut. Ya udah, setelah ngomong-ngomong sebentar akhirnya kita pergi ke restoran sushi tanpa istrinya.

Kita makan sambil ngobrol tentang Indonesia. Mungkin lebih tepatnya orang itu bernostalgia, menceritakan pengalaman-pengalamannya waktu tinggal di Indonesia. Bahkan dia dan istrinya juga menikah di Jakarta. Tapi nikahnya tetap dengan orang Jepang, bukan orang Indonesia ;)

Trus dia cerita bahwa setahun yang lalu dia dan istrinya liburan ke Singapura. Pengennya mampir juga ke Jakarta.
Dia : "Tapi istri saya takut ke Indonesia waktu itu."
Suami : "Eh... Kenapa takut?":-/
Dia : "Karena waktu itu sedang ada ayam masuk angin."
Suami & saya : "Hee... Apa?":-O
Saya : "Maksud bapak, tori infuruenza? Flu burung?"
Dia : "Oo... tori infuruenza kalo diterjemahkan jadi flu burung ya?! Kirain, ayam masuk angin.":DB-)
Kita (termasuk dia juga) : "Hahaha...... "=))
*****


Note :
  • Wakarimashita : sudah mengerti.
  • Juichi ji han : jam 11.30.
  • tori infuruenza : flu burung dalam ejaan bahasa Jepang.

5 comments:

Ryuta Ando said...

Hihihi lucu aja deh tuh si jepun...emang suka gitu ya klo menterjemahkan bhs.asing..dulu juga ada temen pas SMP ditanya guru ttg artinya "Copy right", eh temen saya malah ngejawabnya..mencontoh dengan benar Pak..!!!

putri said...

Iya bener.. ayam masuk angin... perlu dikerokin satu per satu tuh ayam2nya... hahahahaha...

Ica Dimyati said...

lucu jg ya ayam masuk angin hahahah kan klo flu dia fikir efek dr masuk angin qeqeqeq lucu pengen ngakak euy hihi

Anonymous said...

Hahahha lucu amat sih, ayam masuk angin...ayamnya sendawa terus dong...hjihii

Azzah said...

hihihii.. blom blajar bahasa arab tuh ibu. ya mbak :)