Showing posts with label you should know. Show all posts
Showing posts with label you should know. Show all posts

Tuesday, March 15, 2016

5 Languages of Love

Lama banget ga update blog yang satu ini. Kebetulan dapat artikel yang menarik dan ingin terarsip di sini. Biar sekalian bisa dibaca orang lain.

Kenapa saya bilang artikel menarik? Karena bahasa cinta adalah poin penting dalam membina hubungan yang baik. Baik itu hubungan dengan pasangan, orang tua dan anak ataupun pertemanan. Kalau dalam psikologi, cintalah yang menjadi energi penopang hidup kita.

Agar cinta dapat diungkapkan dengan tepat, perlu mengerti bahasa cinta apa yang dipakai dalam suatu hubungan. Lalu bagaimana caranya mengetahui bahasa cinta dalam suatu hubungan? Bisa langsung bertanya, melihat atau merasakan apa yang membuat bahagia serta marah.

Seorang pakar pernikahan, Dr. Gary Chapman menulis buku fenomenel yang berjudul 5 Languages of Love. Apa saja bahasa-bahasa itu? Yuuk kita lihat satu per satu.

#1 Words of Affirmation.
Ternyata tidak semua orang merasa tindakan lebih penting dari kata-kata. Ada sebagian orang yang menjadikan “kata-kata penguatan” sebagai bahasa utama dari cinta. Kata-kata penguatan umumnya hadir dalam bentuk pujian tulus dari pasangan, yang mengatakan bahwa betapa Anda sangat berarti untuknya. Orang dengan tipe ini menyukai kata “I Love You” dan tidak akan pernah bosan walaupun diucapkan berulang-ulang setiap hari. Sebuah pujian dan sebaris kata-kata yang menyenangkan dapat menghadirkan hari yang cerah untuk orang dengan tipe ini.

#2 Quality Time.
Orang dengan tipe ini menyukai kebersamaan, yakni menghabiskan waktu dan beraktivitas bersama, sebagai sarana utama mengungkapkan kasih sayang. Bertemu setiap hari, bahkan 24 jam sehari, tidak akan membosankan untuk tipe “Quality Time”. Kata-kata “I Love You” bukanlah yang utama karena kehadiran secara fisik berada di puncak segalanya. Tapi, perlu diingat bahwa “sekedar ada di sana” sangatlah berbeda dengan “benar-benar menikmati kebersamaan”. Jadi, matikan televisi dan jauhkan gadget Anda saat menghabiskan waktu dengan orang tipe ini.

#3 Receiving Gifts.
Orang dengan tipe “Receiving Gifts” harus dibedakan dengan orang yang materialistis. Menerima hadiah sebagai sebuah bahasa cinta berarti bahwa orang tidak melihat harga barang yang diberikan, melainkan melihat makna simbolis, ketulusan, dan upaya yang ada di baliknya untuk menghadirkan hadiah tersebut. Orang yang masuk dalam tipe ini sangat menghargai apabila orang lain mengingat hari-hari spesialnya, misalnya ulang tahun, hari jadian atau ulang tahun pernikahan. Ia juga tidak menolak menerima hadiah-hadiah kecil sesekali.

#4 Acts of Service.
Dalam tipe ini, bahasa cinta yang utama adalah pelayanan dan kesediaan untuk melakukan sesuatu. Jadi, jangan heran jika pasangan Anda gembira bukan main saat Anda rela menggantikannya menyiram tanaman atau mencuci pakaian. Kesediaan untuk berkorban, baik waktu maupun tenaga, berarti segalanya bagi orang dengan tipe ini. Kata-kata yang paling senang didengar adalah, “Biarkan saya melakukannya untukmu.” Lupakan sejenak tentang pengorbanan hiperbolik seperti “saya rela menyeberangi sungai dan membelah lautan untukmu.” Lakukanlah hal-hal kecil untuk orang dengan tipe ini dengan penuh perhatian untuk memenangkan hatinya.

#5 Physical Touch.
Orang dengan bahasa cinta “sentuhan fisik” tidak melulu mengaitkan segala aktivitas dengan urusan ranjang. Hanya saja, perlu sentuhan fisik untuk membesarkan hatinya atau untuk sekedar menenangkannya saat ia pusing menghadapi hari-harinya. Pelukan, tepukan di pundak, dan usapan di kepala adalah cara untuk menunjukkan cinta kepada orang dengan tipe ini. Hadiah yang paling disukai oleh pasangan dengan tipe ini adalah pelukan hangat disertai ciuman manis.

So, gunakanlah bahasa cinta yang tepat dalam hubunganmu. Dan di atas itu semua, lakukanlah bahasa cinta tersebut dengan kontak mata (saling menatap). Karena dari mata akan turun ke hati. Apa-apa yang disampaikan dengan hati akan langsung menyentuh hati.

Semoga bermanfaat.

source : laman FB Psikologi Kepribadian.

Friday, April 25, 2014

Multi Tasking

Kemarin saya menghadiri acara talkshow dalam rangka peringatan hari Kartini. Salah satu narasumber adalah Lolita Malaiholo. Materi yang disampaikannya tentang wanita dan teknologi informasi (IT). Seperti penggunaan perangkat-perangkat IT dalam aktivitas wanita sehari-hari. Baik itu untuk menunjang aktivitas kerja di luar maupun di dalam rumah.

Materi dan cara menyampaikannya cukup menarik perhatian peserta yang hadir. Namun saya merasa terkesan ketika beliau memaparkan tentang tugas-tugas wanita, lebih spesifik lagi ketika sudah menjadi istri dan ibu.

Bila rumah tangga diibaratkan sebagai suatu negara maka suami (laki-laki) adalah presiden. Lalu bagaimana dengan istri ? Tentu saja, istri menjadi wakil presiden. Dalam menjalankan roda pemerintahan, presiden tidak hanya dibantu oleh wakil presiden saja. Tapi juga dibantu oleh beberapa mentri sesuai bidang kerja yang dibutuhkan. Di dalam rumah tangga, beberapa bidang pekerjaan dirangkap oleh satu orang menteri yaitu istri/ibu. Apa saja bidang pekerjaan itu, mari kita lihat satu persatu.

Menteri dalam negeri, yang menjadi kepanjangan tangan suami dalam mengatur dan menciptakan suasana nyaman dan hangat di dalam rumah.

Menteri keuangan, mengatur keuangan rumah tangga. Mulai dari uang belanja, bayaran sekolah dan les anak, gaji asisten (bila memakai jasa asisten), biaya transportasi dan bahan bakar minyak, menyisihkan dana untuk tabungan, liburan sampai biaya tak terduga.

Menteri pendidikan, sudah jelas menjadi pendidik bagi anak-anak. Sekaligus menjadi contact person di sekolah atau tempat les anak.

Menteri tenaga kerja, mengkoordinir tugas serta melatih orang yang membantu perkerjaan dalam rumah tangga. Seperti PRT dan supir (jika ada).

Tuh, multi tasking kan?! Itu yang bisa dianalogikan dengan menteri yang ada di dalam pemerintahan. Belum lagi tugas lainnya. Sehingga wanita dituntut untuk cerdas dan cermat dalam menjalankan tugasnya sebagai istri dan juga ibu.

Wednesday, November 27, 2013

Pengamen Jalanan

Sering lihat pengamen jalanan kan?! So pasti. Pengamen hampir selalu ada di setiap tempat. Di dalam kendaraan umum, di persimpangan lampu merah ataupun di beberapa warung makan. Dari yang usia anak-anak sampai orang tua.

Awalnya saya berpikir, orang-orang menjalani profesi sebagai pengamen demi sesuap nasi. Mereka tidak punya keahlian untuk pekerjaan lain sehingga terpaksa mengamen untuk menafkahi hidupnya. Itulah kenapa musik dan lagu yang mereka nyanyikan terkadang tidak terdengar bagus. Alat musik yang mereka gunakan kadang juga sangat sederhana sekali. Ada yang berupa kecrekan dari tutup-tutup botol yang diberi pegangan kayu, atau botol plastik bekas yang diisi (seperti) pasir kaca. Namun ada juga yang menggunakan alat musik sebenarnya seperti gitar, harmonika, suling serta perkusi. Apapun alat musik yang mereka gunakan, sebutannya tetap pengamen.

Sekarang pengamen bukan hanya untuk mecukupi nafkah tapi banyak yang menjadikannya sebagai batu loncatan untuk menjadi penyanyi profesional. Lihat saja ketika audisi pencarian bakat, tak sedikit pengamen yang ikut mendaftar. Walaupun dengan kemampuan yang sangat pas-pasan mereka percaya diri mengikuti audisi tersebut. Mereka berharap walaupun tidak terpilih sebagai finalis, paling tidak wajahnya dan penampilannya ditonton banyak orang sehingga bisa menjadi terkenal (selebritis baru).

Fenomena pengamen jalanan yang menjadi juara ajang pencarian bakat, sedikit banyak memotivasi para pengamen lainnya. Namun sejauh ini saya tidak melihat karier yang cemerlang setelah pengamen itu menjadi juara dan terkenal. Materi yang mereka dapatkan mungkin lebih daripada sebelumnya. Tapi sebagai penyanyi, mereka tidak mempunyai master piece berupa album ataupun lagu single yang disukai dan dikenang banyak orang. Itu mungkin saja karena mereka tidak memiliki bekal yang cukup untuk bersaing menjadi penyanyi profesional.

Monday, November 04, 2013

Mocaf Sebagai Pengganti Terigu

Modified cassava flour (Mocaf), tepung hasil olahan singkong yang diproses dengan memodifikasi sel singkong melalui fermentasi yang melibatkan mikroba (bakteri asam laktat). Tepung ini digunakan sebagai salah satu alternatif pengganti terigu. Sekarang sudah beredar di pasaran, dikenal dengan nama Mocal ataupun Mocaf.

Berbeda dengan tapioka yang bertekstur licin karena prosesnya berupa ekstraksi pati dari umbi singkong, tepung mocaf memiliki tekstur yang lebih mirip terigu. Dan karena aktifitas mikroba pada saat fermentasi, rasa pahit dan aroma khas singkong (yang disebabkan oleh kandungan asam sianida / HCN) pada tepung mocaf dapat dihilangkan.

Seperti halnya kedelai yang mengalami peningkatan nilai gizi setelah difermentasi menjadi tempe, maka begitu pula dengan singkong yang berubah menjadi tepung mocaf. Tepung mocaf memiliki kandungan serat yang tinggi (dibandingkan gandum) sehingga dapat mengurangi penyerapan kolesterol, mengencerkan toksin dan meningkatkan produksi asam lemak rantai pendek. Karena dihasilkan melalui fermentasi, tepung mocaf juga mempunyai efek prebiotik yang membantu pertumbuhan mikroba di dalam saluran pencernaan sehingga sistem pencernaan menjadi lebih sehat. Untuk karbohidrat, kandungan  mocaf setara dengan tepung terigu/gandum namun bebas gluten.

Gluten adalah jenis protein dari olahan serealia seperti gandum, barley, rye dan oats. Gluten biasanya dihindari oleh penderita diabetes, autis dan celiac disease (penyakit intoleransi terhadap gluten). Pada penderita autis, tubuhnya tidak bisa menghasilkan enzim pencerna gluten. Akibatnya protein ini akan menjadi komponen yang bersifat toksik/racun dan mengganggu fungsi otak, sistem imunitas serta menimbulkan gangguan perilaku. Jadi, mocaf adalah pilihan yang baik untuk makanan bebas gluten bagi penderita penyakit tersebut.

Sumber : Booklet "Mengenal Tepung Mocaf".

Friday, July 26, 2013

Cegah Wasir dengan Makanan Berserat

Beberapa hari yang lalu, penyakit wasir suami saya kambuh. Sudah lama juga penyakit ini tidak kambuh sehingga cukup membuat panik. Menurut suami saya, wasir yang kambuh kali ini terasa berbeda, terasa lebih merepotkan dan parah. Akhirnya kami pun periksa ke dokter umum. Benar saja, dokter mengkonfirmasikan kalau ini adalah wasir grade paling tinggi (parah). Suami saya disarankan untuk secepatnya periksa ke dokter spesialis bedah syaraf. Karena wasir yang seperti ini biasanya diatasi dengan jalan operasi.

Operasi?! Jalan itu adalah upaya yang paling dihindari oleh suami saya. Karena mendengar dari pengalaman banyak orang, operasi tidak menuntaskan wasir. Beberapa orang yang telah menjalani operasi, kembali menderita wasir di titik yang lain. Selain itu di daerah anus (dubur) juga terdapat pembuluh darah yang berhubungan dengan organ kelamin. Operasi wasir dikhawatirkan akan mengganggu kesehatan reproduksi.

Setelah ngobrol dengan salah satu tetangga yang pernah juga mengidap wasir yang parah, kami diajak berobat ke klinik avasin. Yaitu pengobatan dengan cara melancarkan kerja syaraf, dilakukan oleh dokter yang berpengalaman (avasinolog). Setelah menjalani terapi dan mengkonsumsi obat herbal dari klinik tersebut, suami saya merasa lebih enakan. Tapi memang perubahannya tidak bisa instant.

Selain berobat, kami juga mendapat info dari dokter di situ tentang pencegahan wasir. Yaitu dengan memperbanyak konsumsi makanan berserat serta air putih yang cukup.

Makanan berserat sangat diperlukan untuk mengempukkan tinja sehingga tidak perlu mengedan saat buang air besar. Mengedan akan menekan pembuluh darah di sekitar anus sehingga menyebabkan pembengkakan (wasir). Sumber serat bisa diperoleh dari buah, sayur dan agar-agar. Usahakan bahan tersebut selalu ada saat makan dan dikonsumsi 30 menit-1 jam sebelum makanan utama. Itulah kenapa salada disajikan / dinikmati sebelum makan.

Untuk buah, lebih baik dikonsumsi sebagai buah potong daripada dibuat juice. Karena proses pencernaan buah potong berawal dari campuran dengan enzim-enzim yang tersapat di dalam air ludah. Proses ini dapat lebih melancarkan pencernaan dan penyerapan di dalam usus. Dan untuk kesehatan jangka panjang, hindari mengkonsumsi suplemen serat sintetis seperti V***ta karena sumber serat alami tetaplah yang terbaik.

Semoga bermanfaat.

Tuesday, April 30, 2013

Penyita Waktu

Lama vakum, baru sekarang sempat update blog ini lagi. Rasanya ada sembilan bulan blog ini tanpa update. Kalo diumpamakan wanita hamil, sembilan bulan itu sudah masanya melahirkan. Hehehe...just preface joke.

Mungkin sebagian ada yang bertanya-tanya, kenapa sih jarang banget update cerita belakangan ini? Kalo saya jawab sibuk,  kurang tepat. Soalnya kalo dipaksakan, sebenarnya masih bisa disempatkan buat nulis kok. Apa karena ga ada ide buat tulisan? Waa...ga benar juga. Dengan ngobrol, berinteraksi dan membaca lingkungan sekitar, sebenarnya ada banyak cerita yang ingin saya bagi di blog ini.

Trus apa dong alasannya?
Karena belakangan ini, waktu luang saya cukup tersita dengan obrolan di group smartphone. Ada beberapa group yang saya ikuti. Group keluarga, tetangga, teman masa SMU, teman masa kuliah, teman seperjuangan waktu merantau di Jepang sampai group online shop. Banyak group seperti itu, terbayang kan bagaimana keramaian di smartphone saya?!

Walaupun bukan pengobrol aktif di setiap group, tapi bila muncul notifikasi di layar smartphone, saya jadi penasaran bila tidak membacanya. Terkadang saya hanya ikut menikmati obrolan sebagai partisipan pasif. Hanya berkomentar, 'o begitu ya..' Atau sekedar menyapa, mengucapkan salam ditambah menyebutkan aktivitas yang sedang dilakukan seperti, 'pagi temans, sarapan dulu yuuk...'
Tapi saat topik obrolannya menarik, saya semakin ingin tahu dan tak jarang berbagi info serta cerita juga. Saat seperti inilah yang bisa menyita waktu sehingga tidak sempat update blog.

Berbagi info ataupun cerita melalui group smartphone tentu saja berbeda dengan blog. Group smartphone itu sifatnya segmented dan sering kali ada keterikatan emosional di antara anggotanya. Sehingga tak jarang, obrolannya jadi ajang curhat. Bercerita lewat blog, sifatnya lebih umum dan terbuka (bila setting-nya bisa diakses semua orang), juga tidak selalu ada ikatan emosional antara penulis dan pembaca.

Jadi sekarang pilihannya, kita mau menulis, ngobrol ataupun bercerita itu ditujukan untuk siapa? Yang jelas, berbagi info dan ilmu itu penting, agar orang lain menjadi tahu dan mudah-mudahan bermanfat. Karena banyak memberi manfaat bagi orang lain adalah sifat yang mulia. Seperti semboyan  yang sering ditulis orang, ' Hidup Mulia or Die as Syuhada'.

Tuesday, March 09, 2010

Demam iPhone

Mulai pertengahan bulan Februari sampai hari ini, frekuensi pertemuan saya dengan teman-teman semakin rapat. Sebenarnya bukan karena saya punya ratusan teman di Tsukuba, hanya saja beda komunitas walaupun orangnya itu-itu juga. Paling ada 2 atau 3 orang yang berbeda.

Seringnya berkumpul, secara tidak sengaja saya jadi tahu telepon genggam yang banyak mereka pakai saat ini. Teman-teman yang orang Indonesia hampir semuanya sudah menggunakan iPhone kecuali saya, ibu itu... dan mbak itu. Saya rasa tentang apa itu iPhone, sudah mengerti ya?! Kalau belum ataupun kurang mengerti, silahkan tanya om Google :D

Melihat teman-teman menggunakan iPhone, terlihat praktis sekali. Dimana dan kapan pun mereka bisa online, main game, dengarin musik ataupun memeriksa dan membalas email. Belum lagi kalau ada objek yang bagus untuk dijepret, langsung deh bergaya. Trus fotonya bisa langsung upload ke situs jejaring sosial mereka. Praktis kan?!

Alasan kepraktisan itulah yang membuat saya juga tergoda untuk memiliki iPhone. Saya pun mengajukan proposal kepada suami, yang kemudian ditindak lanjuti dengan mencari info tentang benda tersebut.

Setelah menerima dan memikirkan masukan dari beberapa teman, termasuk di antaranya yang sudah menggunakan iPhone sejak beberapa bulan yang lalu, kami memutuskan tidak jadi membeli benda itu. Karena kemungkinan besar, tidak sesuai dengan kebutuhan kami.

Ya sudah, demam pun berlalu :D

Tuesday, October 20, 2009

Makanan Pendongkrak Imunitas

Hidup sehat bukan berarti harus mengeluarkan biaya mahal untuk menjaga kesehatan. Dari makanan yang kita konsumsi sehari-hari juga bisa meningkatkan ketahanan tubuh.

1. Yoghurt

Probiotik, atau bakteri baik yang terkandung dalam yoghurt menghasilkan antibiotika alami yang membantu keutuhan mukosa usus, proses metabolisme, serta meningkatkan kekebalan tubuh.

2. Oatmeal
Oatmeal dan juga gandum mengandung beta-glucan, jenis serat yang berperan sebagai antimikroba dan antioksidan. Selain meningkatkan antibodi tubuh, konsumsi makanan ini akan mempercepat proses penyembuhan dan membantu antiobiotik bekerja lebih baik.

3. Bawang putih
Berbagai literatur merekomendasikan bawang putih sebagai jenis bahan makanan yang bermanfaat untuk kesehatan. Bawang putih mengandung allicin yang efektif melawan infeksi dan bakteri. Sebuah studi juga menunjukkan orang yang rutin mengonsumsi bawang putih risikonya 30 persen lebih rendah terkena kanker usus besar.

4. Ikan
Selenium yang banyak terdapat pada hasil laut, seperti kerang, lobster, kepiting, atau ikan, akan membantu sel darah putih memproduksi protein sitokin yang akan mengusir virus flu keluar dari tubuh. Ikan salmon, makarel, atau ikan laut dalam lain kaya akan omega-3 yang efektif mengurangi inflamasi, meningkatkan sirkulasi dan melindungi paru-paru dari infeksi.

5.Teh
Orang yang minum 5 cangkir teh hitam setiap hari selama dua minggu diketahui memiliki interferon 10 kali lebih tinggi dalam darahnya dibanding orang yang tidak minum teh. Interferon adalah pelawan virus. Selain itu, teh juga mengandung asam amino L-theanin, yang bertanggung jawab untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Theanin ini ditemukan pada teh hijau atau teh hitam.

Sumber :Kompas

Thursday, May 28, 2009

Karton Menjadi Tissue

Akhir-akhir ini saya punya kebiasaan baru yaitu mengumpulkan kemasan bekas minuman yang terbuat dari karton/kertas. Bisa kemasan bekas susu, juice, kopi ataupun teh. Kenapa sih?? Karena ada supermarket yang bersedia menerima kemasan bekas tersebut untuk ditukarkan dengan tissue toilet. Sebenarnya saya sudah tahu info ini sejak awal-awal menetap di Tsukuba tapi baru akhir-akhir ini tergerak buat ngumpulin kemasan tersebut. Soalnya mulai sadar kalo cuma dibuang ke tempat sampah, kayaknya bakalan dihancurin aja. Tapi kalo kemasan bekas itu kita kumpulkan tentunya setelah dicuci bersih, lalu supermarket yang menerimanya akan mendaur ulang kemasan karton menjadi tissue.

Kelebihan tissue toilet hasil daur ulang ini, bisa langsung dibuang ke toilet tanpa khawatir akan menyebabkan toilet tersumbat atau mampet. Soalnya lembaran tissue akan hancur saat tersiram air jadi langsung masuk septic tank. Dan tempat sampah di kamar mandi jadi ga penuh ama tissue toilet kan?!

Hampir semua supermarket di Tsukuba (mungkin juga seluruh Jepang), menyediakan kotak sampah khusus untuk kemasan karton bekas. Tapi tidak semuanya memberikan feed back seperti pemberian tissue toilet itu. Kayaknya pemberian feed back ini perlu digalakkan deh, biar orang semakin sadar untuk mengurangi sampah.

Di Indonesia sudah ada program seperti ini belum ya??

Tindakan seperti ini mungkin tidak kelihatan pengaruhnya bila hanya dilakukan oleh beberapa orang. Tapi coba bayangkan kalau setiap keluarga memisahkan sampah yang bisa didaur ulang, berapa banyak sampah di muka bumi ini yang akan berkurang?? Kalau menunggu sampah itu terurai secara alami, prosesnya membutuhkan waktu puluhan bahkan ratusan tahun. Sementara itu aktivitas kita pasti menghasilakn sampah setiap hari, baik itu sedikit ataupun banyak. Tanpa proses daur ulang, pasti bumi ini akan penuh dengan sampah.

Ayooo selamatkan bumi kita dari sampah!!!

Inspired by : Deklarasi capres dan cawapres di TPA Bantar Gebang.

Monday, October 20, 2008

Tips Menghindari Kolesterol

Udah lama ga posting hal-hal yang informatif dan agak serius nih, mumpung ada mood cepat-cepat ditulis daripada ntar mood menguap entah kemana. Yang mau baca sambil menikmati secangkir teh atau kopi, buruan ambil dulu minumannya. Yang mau ambil cemilan, juga buruan ambil dulu. Ntar kalo tengah-tengah baca dipotong mau ngambil minuman atau cemilan, seleranya ikut menguap, ga tanggung jawab ya... Hehehe....

Tips ini bersumber dari dokter yang menangani teman lab suami. Hasil cek medis teman itu menunjukkan kolesterol dalam darahnya tinggi sekali. Padahal postur tubuhnya terbilang kurus lho?! Usianya juga masih relatif muda, masih 35 tahunan deh. Jaman sekarang, usia dan postur tubuh ga bisa dijadikan jaminan. Dia berkonsultasi dengan dokter serta meminta obat yang mujarab untuk menormalkan lagi kondisinya itu. Tapi sayang sekali, dokter tidak mau memberikan obat. Menurut dokter, pemberian obat-obatan hanya mengatasi kolesterol untuk sementara. Bila suatu saat berhenti mengkonsumsi obat, kolesterol akan meningkat kembali.

Yang paling baik itu dengan memperbaiki gaya hidup. Life begin at thirty. Mungkin banyak yang sudah mengenal ungkapan tersebut. Saat memasuki usia kepala tiga, mulailah bergaya hidup sehat (bila sebelumnya gaya hidup yang diterapkan masih belum jelas gayanya lho ya.... ). Nah kali ini, kita khusus membicarakan gaya hidup yang berhubungan dengan menghindari kolesterol.

OK, let's start...!
1. Hindari/kurangi mengkonsumsi daging merah dan perbanyak sayuran hijau. Kecuali tidak ada pilihan menu lain selain daging merah.


2. Kurangi makanan berlemak dan yang berkalori tinggi. Kalo memang terpaksa, harus diimbangi dengan gerak/olahraga yang cukup untuk membakar kalori tersebut.

3. Usahakan menikmati makan malam, minimal 3 jam sebelum tidur. Misalkan biasa tidur jam 10, berarti sebelum jam 7 malam sudah harus selerai makan. Jarak makan malam yang terlalu dekat dengan waktu tidur menyebabkan penumpukan kalori. Ini berpotensi menaikkan kolesterol. Apalagi kalo menunya berkalori tinggi, wah..... bahaya!

4. Hindari minum juice, teh manis juga minuman-minuman manis lainnya di malam hari. Hubungannya sama kalori tadi. Kalo memang mau minum teh/kopi, gulanya di-skip aja.

5. Jangan memanjakan diri dengan cemilan. Kalo mau ngemil, kuaci aja deh... makannya lama tapi tidak mengeyangkan.

6. Usahakan untuk berolahraga agar lemak dalam tubuh tidak sempat menumpuk banyak. Bila sibuk, tak perlu menyediakan waktu khusus. Pilih jalan lewat tangga, jangan lift kalo mau naik gedung/ruangan yang lebih tinggi. Atau abaikan becak/ojek/kendaraan lainnya bila masih bisa bersepeda/jalan kaki tentunya kalo sedang tidak terburu waktu ya... Banyak cara deh, buat membakar lemak dan kalori tubuh.

7. Hindari stress. Belajarlah menikmati dan mensyukuri hidup.

Begitu tips-nya. Selamat mencoba ya....

Wednesday, July 30, 2008

Jelang Olimpiade Beijing 2008

Pesta olahraga sedunia sebentar lagi akan berlangsung di Beijing, China. Pastinya rakyat China, Beijing khususnya sangat gembira dan antusias menyambut perlehatan ini.

Orang Jepang juga tidak kalah antusias. Teman-teman suami saya bahkan sudah merencanakan untuk menikmati summer holiday dengan menonton olimpiade secara langsung. Maklum saja, Jepang (Tokyo)-Beijing hampir seperti Jakarta-Kuala Lumpur. Wajar saja bila musim panas ini warga Jepang akan banyak yang terbang ke Beijing.

Beberapa hari yang lalu, salah satu TV Jepang menampilkan acara yang berhubungan dengan persiapan warga Beijing dalam menyambut tamu-tamu internasional. Salah satunya dengan membiasakan warga umum berbahasa Inggris saat menyapa orang asing. Mulai dari pedagang, petugas kebersihan sampai anggota keluarga yang kediamannya digunakan untuk homestay para atlet. Sampai diadakan kelas khusus lho... Lucu juga melihat orang-orang tua baru belajar english, tapi semangatnya perlu diacungi jempol.

Ga hanya di Beijing, dalam acara tersebut orang-orang Jepang juga dites tentang kanji China. Walaupun bahasa Jepang menggunakan huruf kanji yang notabene berasal dari China, tapi sebagian besar kanji di Jepang berbeda dengan yang sekarang dipakai di China. Kalo ada yang pernah nonton film 'Hero' yang diperankan oleh Jet Li, mungkin masih ingat dalam salah satu dialog-nya disebutkan ada 19 cara menulis kanji (spesial untuk huruf kanji pedang ada 20 cara). Semakin ke sini, penulisan huruf kanji di China semakin disederhanakan tapi kanji di Jepang tetap pake huruf jaman baheula, jaman kuno yang goresannya banyak. Orang Jepang menambahkan huruf hiragana untuk mempermudah membaca dan menghapal huruf kanji yang goresannya terlalu banyak. Ketika orang China melihat huruf kanji di Jepang, mereka bisa langsung tahu arti walaupun cara membacanya berbeda. Kebalikannya, orang Jepang ketika melihat huruf kanji China sekarang belum tentu mengerti artinya. Jadi orang Jepang yang mau ke Beijing disarankan latihan mengingat kanji China yang biasa dipake sekarang juga tuh...

Menurut Wikipedia, Beijing ditetapkan sebagai tuan rumah Olimpiade 2008 pada 13 Juli 2001. Satu tahun setelah pelaksanaan Olimpiade Sydney. Pada saat itu ada beberapa negara yang mencalonkan diri untuk menjadi tuan rumah. Salah satunya adalah Jepang, yang menawarkan kota Osaka. Tapi hasil voting saat itu berpihak pada Beijing.

Nah, mulai tahun ini Jepang kembali menawarkan diri sebagia tuan rumah untuk olimpiade 2016. Kali ini yang ditawarkan kota Tokyo. Waktu 2 minggu lalu saya pergi ke pameran buku di Tokyo Big Sight, baliho besar dengan tulisan 'Tokyo 2016 Candidate City' plus dilengkapi logo olimpiade udah nampang. Trus minggu kemarin di Yoyogi park (Tokyo), baliho seperti itu juga ada. Kelihatannya Jepang berambisi sekali untuk menjadi tuan rumah olimpiade. Berhasil atau tidak? Yah, kita lihat aja hasil voting tahun depan.

Thursday, May 29, 2008

Pentingnya Minum Air Putih

Dah lama ga posting, daripada bingung nyari ide mending kasih informasi tentang air putih. Artikel ini saya copas dari salah satu milist yang saya ikuti, sumbernya dari kompas.
******

Inilah 6 fakta ilmiah yang menunjukkan betapa kebiasaan minum cukup air putih setiap hari penting bagi tubuh.

1. Mempertahankan keseimbangan cairan tubuh.
Fakta medis menunjukkan tubuh manusia 60% terdiri dari cairan. Fungsi-fungsi cairan ini adalah untuk proses pencernaan, penyerapan, sirkulasi, produksi air ludah, transportasi nutrisi dan mempertahankan suhu tubuh.

2. Membantu mengendalikan kalori.
Sejak lama, orang yang sedang menjalani program diet melakukan kebiasaan banyak minum air putih sebagai strategi menurunkan berat badan. Meskipun air tidak menghasilkan efek magis, menggunakannya sebagai pengganti minuman berkalori tinggi tentu saja akan sangat membantu."Program diet akan berhasil jika Anda memilih air atau minuman non- kalori sebagai pengganti minuman yang kalori. Lalu diet dengan makanan yang kaya cairan yang lebih menyehatkan, berisi dan membantu Anda memangkas kalori,"ungkap peneliti dari University State of Pennsylvania Barbara Rolls, PhD, penulis buku The Volumetrics Weight Control Plan.

3. Membantu membangkitkan otot.
Sel-sel yang tidak mampu mempertahankan keseimbangan akan cairan dan elektrolit, akan berakibat pada kelelahan otot. Ketika sel-sel otot tidak memiliki cairan yang cukup, mereka tidak akan berfungsi dengan baik dan kemampuannya berkurang.Minum air saat berolahraga juga sangat penting. American College of Sports Medicine merekomendasikan bahwa dua jam sebelum berolahraga sebaiknya seseorang meminum 17 ons cairan.

4. Membuat kulit tetap bercahaya.
Kulit Anda sebenarnya mengandung banyak air dan berfungsi sebagai benteng dalam mencegah ekses hilangnya cairan tubuh. Namun begitu, jangan harap bahwa kelebihan cairan dapat dijadikan sebagai cara ampuh menghilangkan kerutan dari garis pada kulit .

5. Memelihara fungsi ginjal.
Cairan tubuh merupakan media yang juga mentransportasikan sisa atau limbah untuk keluar dan masuk ke dalam sel. Racun utama dalam tubuh adalah nitrogen urea darah, sejenis cairan yang dapat melewati ginjal untuk kemudian diproses dan dieksresikan dalam bentuk urin. Ketika tubuh memiliki cukup cairan, urin akan mengalir bebas, jernih dan bebas bau. Ketika tubuh tidak punya cukup cairan, konsentrasi urin, warna dan bau akan lebih kentara karena ginjal harus menyerap cairan ekstra untuk menjalankan fungsinya. Tak heran bila Anda minum sedikit air, risiko Anda mengalami batu ginjal akan meningkat terutama pada iklim hangat atau panas.

6. Mempertahankan fungsi normal usus.
Asupan cairan yang cukup akan membuat makanan yang melewati saluran cerna dapat mengalir lancar dan mencegah terjadinya konstipasi. Ketika Anda tidak punya cukup cairan, usus akan menyerap cairan dari feses atau tinja untuk tetap menjaga hidrasi. Alhasil, tentu saja buang air besar Anda akan bermasalah.

Wednesday, February 27, 2008

Makabe Hinamatsuri'08







Dah direncanakan sejak 2 minggu yang lalu, akhirnya tour ke Makabe Hinamatsuri bersama teman-teman Bunga Melati terealisasi juga.

Makabe terletak di kaki gunung Tsukuba, sebuah desa yang sudah cukup modern tapi masih tetap mempertahankan gaya tradisonalnya. Termasuk bangunan rumah penduduk yang masih bergaya seperti rumah-rumah di film Oshin. Masih ingat film Oshin kan??!

Sejak 3 Februari sampai 3 Maret, setiap tahun warga desa Makabe menghias bagian depan rumah/toko dengan boneka-boneka Hinasama (yang ada di foto). Boneka ini boleh dikatakan sebagai kekayaan keluarga yang diwariskan secara turun menurun. Tentu saja yang mendapat warisan ini anak perempuan.

Tradisi memajang boneka Hinasama sudah dimulai sejak Edo period (17 abad yang lalu) dan dilakukan di seluruh Jepang, terutama keluarga yang memiliki anak perempuan. Di desa Makabe, tradisi ini dijadikan salah satu program untuk menarik wisatawan.

Tradisi ini (menurut orang Jepang) dimaksudkan untuk mengharapkan kebaikan, kesejahteraan dan kebahagian bagi anak perempuan. Pokoknya harapan-harapan yang baik untuk anak perempuan. Sehingga di jepang setiap tanggal 3 Maret diperingati sebagai hari anak perempuan.

Foto-foto di atas memperlihatkan koleksi boneka Hinasama sejak periode Edo (tahun 1603-1868, 2 foto yang paling atas) sampai sekarang. Trus foto paling bawah, fotografer amatir yang lagi narcis.:P Douzo mite kudasai!

Tuesday, January 22, 2008

Denpa Dokei

Minggu lalu sewaktu berkumpul dengan teman-teman Bunga Melati, ga sengaja obrolan menyimpang tentang jam. Obrolan ini berawal dari keheranan mbak Rofi ketika dia membelikan jam tangan made in Japan untuk saudara-saudaranya di Indonesia.

(R)ofi : "Jam tangan buatan Jepang ga cocok ya kalo dibawa ke Indonesia?!"
(S)aya & lainnya bengong.:-/

(N)asa(h)ara san : "kenapa tidak cocok?"
(R) : "Ga ga bisa di-pas-kan dengan waktu Indonesia, kayak jam yang hampir rusak gitu lho. Saya jadi malu sama saudara-saudara, ntar dikira ngasih jam rusak.":(
S : "Waktu beli, bilang ga sama penjualnya kalo jam itu mau dipakai di luar Jepang?"
Rofi dan lainnya bengong lagi.:-/

(N)e(l)a : "Emang harus bilang begitu ya??"
(S) : "Saya pernah dikasih tahu begitu kalo beli jam dan nantinya mau dipakai di luar Jepang. Sebagian jam produksi Jepang (termasuk jam tangan) dipasangi alat kontrol radio sehingga kalo nyala ga perlu diputar-putar ntar bisa cocok sendiri dengan jam, menit dan detik saat itu. Otomatis gitu lho... Tapi kontrol radio itu hanya untuk wilayah Jepang aja."B-)
(S)a(t)o san : "Aaa.... denpa dokei itu namanya!*-:) Memang ada yang begitu tapi ada juga yang bukan denpa dokei, manual setting."
(R) : "Oo... jadi kalo yang mau kita beli itu termasuk denpa dokei, minta kontrol radio-nya supaya dicopot gitu ya?!"
(S) : "Ya. Kalo ga bisa dicopot, ganti jam yang lainnya aja.":D
R dan Nl : "Naruhodo... (I see...).":D/
*******

Denpa dokei (radio clock) adalah jam yang dikontrol berdasarkan signal dari pemancar radio. Di Jepang terdapat
2 stasiun pemancar denpa dokei, terletak di gunung Ohtakadoya (Fukushima prefecture) dan gunung Hagane (Saga prefecture) di pulau Kyushu. Hampir semua jam yang berada di tempat umum seperti di stasiun kereta, bandara, terminal bis dan termasuk juga di stasiun TV dan radio menggunakan denpa dokei. Sistem seperti ini membuat jam selalu menunjukkan angka yang sama dimanapun berada sesuai dengan Japan Standard Time. Ga bakalan ditemukan selisih detik ataupun menit kalo pake denpa dokei selama masih di wilayah Jepang. Tapi sistem seperti ini ga cuma ada di Jepang, negara lain juga banyak yang sudah menggunakannya cuma mungkin lain istilah aja.

Thursday, September 13, 2007

Nonton Yuuk...!!

Sudah beberapa hari ini pesawat TV yang ada di tempat saya tidak menyala. Rusak?? Tentu tidak! Kerusakan bukan pada pesawat TV anda tetapi memang sengaja tidak dinyalakan. Padahal selama ini, pesawat TV itu selalu ikut meramaikan suasana dan teman belajar. Mulai dari film kartun anak-anak, komedi situasi sampe, kuiz sampe program berita juga saya tonton walaupun banyak ga ngertinya. Soalnya bahasa Jepang sih..... (Lha wong emang tinggal di Jepang ya?!)

Yang paling terasa manfaatnya, dan jarang banget saya lewatkan adalah berita cuaca pagi. Soalnya, sebelum beraktivitas perlu banget nongkrongin TV supaya tahu gimana cuaca hari tersebut. Daripada udah capek-capek jemur kasur ternyata siangnya gerimis walaupun paginya lumayan cerah. Atau keluar rumah seharian ga sedia payung ternyata hujan deras, basah kuyup deh. Apalagi untuk musim panas sampe musim gugur, perlu tahu ada badai
typhoon atau ga? Kalo ada typhoon, mending jangan keluar rumah deh. BAHAYA! Nah itulah kenapa perlu nongkrongin berita cuaca.

Sekarang yang aktif meramaikan suasana adalah layar komputer. Sejak dikasih tahu alamat ini jadi nonton siaran TV Indonesia melulu (kalo pas ada di kamar). Apalagi bulan puasa begini, acara TV tanah air juga bertema Ramadhan. Serasa ga di Jepang deh. Bagi teman-teman yang tinggal jauh dari tanah air, silahkan meng-akses alamat tersebut. Walaupun ga semua stasiun TV tapi lumayan lho.... buat ngobatin kangen suasana Indonesia. Nonton yuuk.....!


Eniwei, walaupun perkiraan cuaca online juga ada (akses lewat internet) tapi lebih detil yang diberitain di TV. So, TV cuma buat nonton itu aja.

Saturday, March 17, 2007

Hartawan Yang Takut Kaya

Sesampainya di rumah setelah pulang dari pengajian.

Dia : "Tadi, ibu-ibu mbahas apa?":-/ Sambil menyalakan komputer.
Saya :"Bid'ah. Trus disambung contoh kasus dilanjutin ngobrol....:D Emang, bapak-bapak mbahas apaan?"
Dia : "Kisah sahabat, Abdurrahman bin Auf."
Saya :”Gimana ceritanya?"
Dia : ""Salah satu dari 8 orang pemeluk Islam pertama. Bagian dari 10 orang sahabat yang dijamin masuk surga." Jari-jemarinya mulai menari di atas
keyboard.
Saya : "Trus apa lagi??":-/
Dia : "Seorang saudagar sukses, punya harta melimpah tapi takut sama kekayaannya." Jarinya masih menari dan matanya tak lepas menekuni huruf-huruf yang muncul di layar komputer.
Saya : "Aneh. Kenapa dia takut dengan kekayaannya?":-/
Dia : "Sebentar ya.... Eh, daripada diam tolong bikinin teh dulu doong..."
Saya : "....":P
Saya : "Ini... teh-nya. Trus tadi kenapa dia takut?" Masih penasaran:-/
Dia : "
Arigatou...." Mata dan jarinya mulai beranjak dari komputer. "Sok, dibaca sendiri. Udah selesai browsing-nya tuh..."
Saya : "Huu... Kirain mau diceritain langsung, tahunya harus baca sendiri.":-
Dia ::D


*Cerita pengajian yang tertunda.

Friday, January 05, 2007

Chanoyu : When Eyes Saying Much

Suatu pengalaman menarik bagi saya ketika diundang mengikuti upacara minum teh ala Jepang (Chanoyu atau Sado) di rumah seorang teman. Saya membayangkan suasana ngobrol penuh akrab sambil menikmati kue dan teh Jepang (ocha) yang beraroma khas. Ternyata bayangan itu tidak tepat:-? Meskipun acaranya diusahakan berkesan santai tetapi chanoyu sensei berusaha mengajak kami untuk menikmati upacara itu seperti chanoyu resmi.

Upacara dimulai dengan suara ketukan gayung bambu. Dengan gayung tersebut air dalam bejana yang dipanaskan di atas tungku, dituang ke dalam chawan keramik yang telah diisi bubuk teh. Cara menuang pun diatur sedemikian rupa sehingga menghasilkan bunyi aliran air yang indah. Lalu campuran air dan bubuk teh diaduk hingga merata, selanjutnya siap untuk dinikmati.

Saat menerima chawan yang berisi teh, kita tidak perlu mengucapkan kata terima kasih. Cukup dengan isyarat mata dan menunduk saat menerima chawan. Saat itu dijelaskan pula bahwa saat mengikuti chanoyu para tamu dianjurkan untuk tidak mengeluarkan suara. Begitupun saat ingin tambah, cukup dengan dengan isyarat mata ;;) dan mengangkat chawan, maka sensei akan mengerti. Dan saat mendengarkan suara aliran air dalam keheningan membuat perasaan saya menjadi rileks. Mungkin itu sebabnya dianjurkan untuk tidak bersuara.

Tetapi bukan hanya isyarat mata yang dinanti oleh chanoyu sensei. Minum teh tegukan terakhir hingga bersuara juga dinantikan karena mengisyaratkan kelezatan atas teh racikannya<:-P Padahal minum hingga menimbulkan suara, di masyarakat kita dinilai kurang sopan ;)) Suatu pemahaman yang saling bertolak belakang.

Namun begitu, saya appreciate atas usaha orang Jepang dalam melestarikan kebudayaan leluhurnya di tengah gegap gempita arus modernisasi<):)

Saturday, December 02, 2006

Have You got Winter Shock?

Hari ini rasanya lebih dingin dibanding sebelumnya. Apalagi setelah turun dari bis (yang pake heater) jadi terasa banget dinginnya. Brrr.... Pengen secepatnya masuk kamar, nyalain heater trus bikin minuman anget biar badan jadi anget juga. Anyway, kunci kamar dimana ya??? Isi tas dah diaduk-aduk, kok kunci kamar belum ketemu juga?!
“Yatta! Kagi wo mitsuketa. Yokatta!” Langsung aja kuncinya dibuka sambil handle pintunya diputar.
Wadaoww!!”
Iihh..... Handle pintunya nyetrum! Bikin kaget.
*****


Pernah ngalamin kejadian seperti itu ga?? Seringnya sihh kalo musim dingin atau cuaca dingin. Setiap nyentuh benda yang dari logam, langsung deh nyetrum.... Kayanya tidak terlalu berbahaya sih tapi cukup bikin detak jantung tambah kencang.

Kenapa sih, kok bisa nyetrum???

Belajar fisika lagi yuuk........!

Setiap benda yang ada di sekeliling kita tersusun dari atom. Masih ingat istilah atom kan?! Atau gampangnya, atom adalah partikel terkecil suatu benda. Inti atom punya proton (bermuatan positif), neutron (netral) dan elektron (bermuatan negatif). Proton dan neutron setia sama inti atom, ga mau bergerak pindah dari inti atom. Tapi kalo si-elektron bisa bergerak, meloncat dari satu atom ke atom lainnya. Dari satu benda ke benda lainnya.

Lha trus apa hubungannya ama kesetrum di musim dingin???

Di musim dingin kita tetap bergerak, kan?! Ga kayak beruang kutub atau binatang lainnya yang tidur melulu selama musim dingin. Walopun suhu udara dingin, tetap aja kita berjalan ke sana-sini. Pokoknya ga selalu diam deh. Paling aktivitas yg berhubungan ama yang dingin-dingin terpaksa dikurangi.

Kalo kita berjalan, ada gesekan antara kaki atau sepatu atau sandal dengan lantai. Gesekan itu bikin elektron yang ada di lantai pindah ke tubuh kita. Padahal di tubuh kita sendiri udah ada elektron juga. Jadinya, tubuh kita kelebihan elektron. Kelebihan muatan negatif. Berarti ada muatan listrik (statis) di tubuh kita. Kalo di musim panas, udara cukup lembab sehingga uap air bisa membantu elektron yang kelebihan di tubuh kita bergerak ke benda lainnya dengan cepat. Sebaliknya di musim dingin udara kering ditambah lagi pake pemanas ruangan semakin bikin kering udara. Akibatnya kelebihan muatan negatif di tubuh kita sulit dinetralkan. Waktu kita nyentuh handle pintu, zaaap....! (Handle pintu biasanya kan terbuat dari logam, bisa berfungsi sebagai konduktor). Kesetrum deh. It’s called winter shock.

Selain itu, baju yang kegosok-gosok di kulit kita juga punya listrik statis. Makanya kadang-kadang baju juga nyetrum kalo di musim dingin. Pernah kejadian begitu ga??

Lha trus gimana caranya supaya ga kesetrum??

Karena udara kering sulit menetralkan elektron, walopun musim dingin usahakan udara di sekitar kita tetap lembab. Bisa pake room humidifier atau panasin air di kompor atau di atas heater (biasanya heater minyak tanah) yang sekaligus berfungsi sebagai kompor. Uap air yang mendidih akan melembabkan udara. Jadi elekron yang kelebihan di tubuh kita bisa loncat ke benda lainnya. Selain itu, gunakan selalu lotion pelembab kulit biar kulit ga pecah-pecah dan ga nyetrum kalo nyentuh benda-benda yang bersifat konduktor.

Thursday, October 19, 2006

Easy Way to Reduce Weight

“Lho..... Kok sekarang kurusan?”
“Kamu kok tambah langsing. Lagi diet ya?!”
****
Belakangan ini banyak yang bilang kalau saya lebih kurus dibanding sebelumnya. Padahal saya tidak sedang menjalani program diet. Juga tidak dalam keadaan sakit. Berat badan saya pun tetap seperti biasanya. Dan suasana hati juga baik-baik saja. Lalu apa yang menyebabkan orang-orang berkesimpulan begitu?

Memang belakangan ini kegiatan saya lebih padat. Dan juga sedang menjalani puasa Ramadhan. Walaupun siang hari berpuasa tapi malamnya saya tetap makan dengan porsi seperti biasa, ditambah lagi cemilan. Walaupun sudah memasuki minggu terakhir Ramadhan, berat badan saya hanya berkurang setengah kilogram dari berat sebelumnya. Apakah efek kekurangan berat setengah kilogram begitu dahsyat?

Ataukah karena belakangan ini saya sering naik-turun tangga dari lantai 1 ke lantai 5? Kamar saya memang berada di lantai 5 gedung asrama. Biasanya ada lift yang bisa dipakai untuk turun naik. Tapi akhir-akhir ini lift tersebut sering macet, tidak bisa digunakan. Apa boleh buat, saya harus menggunakan tangga.

Pernah pada saat lift macet, saya ada keperluan keluar. Waktu itu saya sedang buru-buru karena jadwal bis sudah mepet. Dari lantai 5, saya turun tangga secepat yang saya bisa. Sesampai di lantai 1, saya baru sadar ternyata belum membawa dompet. Terpaksa naik lagi ke lantai 5. Sedang puasa, harus bolak-balik ke lantai 5 lagi. Itu belum selesai karena saya masih harus secepatnya sampai di halte bis. Pfuuh... Benar-benar seluruh cadangan energi yang ada di dalam tubuh, rasanya terkuras semua.

Mungkin hikmah dari berpuasa dan lift yang macet itu bisa dijadikan formula untuk tampak lebih kurus. Puasa ditambah turun naik tangga dari lantai 1 – 5, dikerjakan dalam waktu yang mepet. Hasilnya, saya dibilang kurus. Tanpa perlu mengurangi porsi makan

Apakah itu bisa menjadi jawaban ampuh untuk pertanyaan-pertanyaan diatas?

Kalau “Ya” berarti cara itu bisa digunakan untuk mengatasi masalah kelebihan berat badan. Sudah terbukti pada saya.
Kalau “Tidak”, perlu dicari cara lain untuk tampak lebih kurus.

Wednesday, June 28, 2006

Rujak Made in Japan

Bagi orang Indonesia tentu sudah tidak asing lagi dengan makanan yang bernama “Rujak”. Rujak terdiri dari potongan buah-buahan yang diberi saus kacang. Buah-buahan segar ditambah saus kacang rasa manis, asam, asin dan pedas terasa sangat menggugah selera. Terutama bagi saya yang sudah lama tidak mencicipi rujak. Natsukashii......(ungkapan kerinduan terhadap sesuatu)

Sewaktu masak dan makan siang bersama teman-teman Jepang, rujak menjadi pilihan sebagai dessert. Tapi jangan membayangkan rujak yang kami buat ini sama dengan rujak yang ada di Indonesia. Karena buah-buahan yang digunakan disesuaikan dengan ketersedian yang ada di sini. Dengan buah nanas, timun, apel dan kiwi, jadilah "rujak made in Japan." Tapi rasa bumbunya tidak jauh berbeda, karena bahan-bahan untuk bumbu rujak tersedia di sini. *smile*

Walaupun rujak terkenal di Indonesia, ternyata berbeda dengan di Jepang. Hanya sedikit orang Jepang yang mengenal rujak. Untuk makanan sejenis itu (baca : yang menggunakan saus kacang) mereka lebih mengenal gado-gado. Menurut mereka, rujak jarang ditemui di food court dan restoran-restoran Indonesia. Salah seorang teman (orang Jepang) yang pernah mencicipi rujak sewaktu tinggal di Indonesia bilang, dia beli rujak dari tukang rujak pakai gerobak dorong yang lewat di depan rumah. Oo... saya mengerti sekarang, kenapa rujak kalah terkenal dibanding gado-gado??? Ternyata belum banyak rujak yang masuk restoran. Tapi apakah memang benar begitu??? Saya sendiri (waktu di Indonesia) kalau ingin makan rujak, selalu menunggu tukang rujak lewat di depan rumah. Rasanya memang tidak pernah makan rujak di food court atau di restoran. Jadi tidak sempat memperhatikan apakah ada menu rujak di food court atau restoran yang pernah saya singgahi. Kalau menu gado-gado, memang lebih sering ditemui. Bahkan restoran Indonesia yang ada di Jepang juga menawarkan gado-gado sebagai salah satu menunya.

Terlepas dari kekurang populernya di luar Indonesia, orang Jepang yang pernah makan rujak mengaku agak heran dengan rasa saus kacangnya. Campuran cabe, bawang putih, kacang tanah, asam, garam dan gula merah ternyata bisa membentuk cita rasa yang sedap. Ini sangat berbeda dengan bumbu masakan Jepang. Menurut teman-teman itu, tidak ada masakan Jepang yang mempunyai rasa lengkap manis, asam, asin dan pedas. Misalkan sushi, ikan mentah dengan kepalan nasi yang rasanya asam manis, kemudian saat makan dicelupkan pada syoyu (kecap asin) yang berasa asin. Atau sashimi, ikan mentah yang dimakan juga menggunakan syoyu, jadi rasanya hanya asin.

Rujak hanya salah satu dari sebagian banyak makanan Indonesia. Namun hal itu mengingatkan saya bahwa makanan Indonesia memang kaya rasa dan kaya buah-buahan.